

Table of Contents
Manajemen inventaris adalah komponen penting dalam membangun restoran yang sukses. Di industri F&B, makanan menjadi bagian terbesar dari inventaris, sehingga penting untuk memiliki rencana yang praktis untuk mengelolanya. Dengan sistem manajemen inventaris yang efektif, Anda dapat mengurangi biaya makanan, meningkatkan keuntungan, memperbaiki pengalaman pelanggan, dan memiliki gambaran yang lebih baik untuk perencanaan ke depan.
Dalam artikel blog ini, kami akan membahas 7 tips yang dapat membantu Anda menyederhanakan proses manajemen inventaris dan meningkatkan keuntungan restoran Anda.
1. Tetapkan Par Level yang Jelas
Periodic Automatic Replacement (PAR) adalah sistem pengendalian inventaris yang memberi tahu tingkat stok yang perlu Anda miliki untuk memenuhi kebutuhan. Untuk menetapkan level yang jelas, tentukan tingkat inventaris optimal untuk setiap item, dan pastikan Anda memiliki apa yang dibutuhkan tanpa kelebihan stok. Beli hanya yang diperlukan, lalu tinjau dan sesuaikan inventaris secara rutin berdasarkan pola permintaan dan penggunaan.
2. Prioritaskan Audit Rutin
Anda perlu melakukan audit inventaris secara berkala untuk mengidentifikasi selisih, mengurangi penyusutan, dan menjaga catatan tetap akurat. Salah satu cara melakukannya adalah dengan memanfaatkan teknologi. Platform Digital Routines dapat membantu Anda menjalankan checklist otomatis dan inventaris dengan cepat serta efektif. Dengan menyimpan hasil penghitungan inventaris di cloud, Anda juga akan lebih mudah meninjau kembali data dan merencanakan masa depan.
3. Pilih Metode FIFO
Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah menggunakan metode First In, First Out (FIFO). Sesuai namanya, FIFO berarti makanan yang paling lama disimpan (first in) harus menjadi makanan berikutnya yang digunakan (first out). Ini adalah cara efektif untuk memastikan inventaris Anda berotasi dengan baik - membantu Anda menggunakan semua bahan sebelum rusak. Pastikan Anda menandai produk berdasarkan tanggal kedaluwarsa dan menyimpannya dengan rapi agar Anda mudah melihat apa yang perlu digunakan terlebih dahulu.
4. Perkuat Hubungan dengan Supplier
Sebagian besar bahan baku Anda akan berasal dari supplier, jadi sebaiknya jaga hubungan yang baik dengan mereka. Dengan begitu, Anda dapat menegosiasikan harga dan kualitas produk yang lebih baik; bagaimanapun, Anda harus menyajikan yang terbaik bagi pelanggan. Selain itu, komunikasi terbuka dengan supplier dapat membantu Anda beradaptasi terhadap fluktuasi pasar dan meminimalkan gangguan supply chain. Dengan insight dari mereka, Anda dapat melihat tren yang akan berkembang di pasar, sekaligus mengetahui bahwa mereka dapat diandalkan untuk pengiriman.
5. Menu Engineering
Luangkan waktu untuk menganalisis menu Anda guna mengidentifikasi item dengan keuntungan tinggi dan rendah. Dengan melakukan ini, Anda akan mengetahui cara menyesuaikan ukuran porsi, atau melihat item mana yang dapat dihapus dan diganti dengan sesuatu yang baru. Secara keseluruhan, menyesuaikan menu dapat membantu Anda mengoptimalkan tingkat inventaris, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan profitabilitas.
6. Manfaatkan Sisa Bahan secara Kreatif
Jangan langsung membuang sisa bahan Anda; bahan tersebut masih bisa diubah menjadi sesuatu yang baru dan menarik! Berkaitan dengan poin 5, dengan mengetahui item mana yang bergerak lebih cepat dan lebih lambat, Anda dapat menggunakan insight tersebut untuk menciptakan sesuatu yang baru dari bahan lama. Misalnya, Anda ingin berhenti membuat quinoa bowl di restoran, tetapi masih memiliki banyak quinoa tersisa. Dengan sisa quinoa ini, Anda dapat membuat berbagai hidangan, salah satunya quinoa patties - Anda juga bisa memasarkan “menu revamp” ini sebagai promo yang menarik bagi pelanggan.
7. Manfaatkan Software Manajemen Inventaris
Teknologi berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, jadi Anda juga perlu memanfaatkannya untuk keuntungan Anda! Saat ini, ada berbagai software atau aplikasi yang dapat membantu Anda mengotomatiskan pelacakan dan mengurangi kesalahan manual, salah satunya Nimbly. Dengan Nimbly, Anda dapat memperoleh insight real-time tentang inventaris dan mengambil keputusan yang lebih tepat. Di dalam Digital Routines, Anda dapat menggunakan fitur Inventory untuk melihat item yang masuk dan keluar, serta jumlah item yang Anda miliki dengan mudah.
Selain itu, Anda dapat menerapkan checklist otomatis yang akan memastikan produk Anda masih layak digunakan dan restoran Anda tidak membuang makanan.
Ketujuh tips ini akan membantu Anda membangun fondasi yang baik untuk manajemen inventaris restoran yang efektif. Dengan menetapkan par level, memanfaatkan teknologi, melakukan audit rutin, menerapkan FIFO, memperkuat hubungan dengan supplier, dan mengoptimalkan menu, Anda dapat mengurangi pemborosan, mengendalikan biaya, serta menciptakan bisnis restoran yang lebih efisien dan menguntungkan. Penerapan strategi ini tentu akan meningkatkan keunggulan operasional restoran Anda.













